Tampilkan postingan dengan label sina_u. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sina_u. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Oktober 2011

Tips Temukan Bacaan Bermutu Pencerah Iman

Buku-buku pelajaran yang paling utama untuk para penuntut ilmu tingkat pemula dan kaum awam

Saif Al Battar


Arrahmah.com – Kesadaran umat Islam di tanah air untuk mempelajari ajaran Islam kian hari kian tumbuh. Pengajian mulai tumbuh subur di perkantoran, pabrik, sekolah, kampus, dan bahkan restoran. Para bisnisman, selebritis, pejabat, dan kalangan ekonomi menengah ke atas mulai memiliki jama’ah pengajian sendiri. Pertumbuhan majalah, tabloid, buku, CD, dan situs keislaman juga cukup marak.
Sayang sekali, banyak pengajian dan kajian keislaman yang marak di tengah masyarakat tersebut belum disampaikan secara sistematis, ilmiah, dan kaafah. Temanya masih berkutat pada ibadah ritual semata. Tidak jarang, sebagian besar muatannya adalah humor. Sangat sulit mencari kajian Islam yang mengajarkan kepada umat Islam pemahaman Islam yang benar dan kaafah secara sistematis, ilmiah, dan bertahap sesuai jenjang pemahaman yang terukur jelas.
Banyak umat Islam yang memiliki niat kuat untuk mengikuti pengajian dan kajian keislaman. Namun mereka bingung, harus mengikuti pengajian yang mana? Buku, majalah, tabloid, dan situs keislaman apa yang selayaknya mereka baca? Untuk membantu niat umat Islam dalam menuntut ilmu keislaman, arrahmah.com insya Allah akan menurunkan serial artikel para ulama yang capable di bidangnya. Semoga umat Islam memiliki gambaran yang jelas, utuh, dan lurus tentang pengajian dan kajian keislaman yang ideal. Selamat mengikuti!
 
Buku-buku pelajaran yang paling utama untuk
para penuntut ilmu tingkat pemula dan kaum awam

oleh:
Syaikh Zhofir bin Hasan Al-Jab’an

بسم الله الرحمن الرحيم
Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Pertanyaan
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Saya berharap Anda berkenan menjelaskan judul buku-buku untuk para pelajar pemula dan kaum muslimin pada umumnya, yang memiliki kriteria mudah dipahami, uraiannya jelas, dan urutannya tertib menurut skala prioritas.
Jawaban:
وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته
Segala puji bagi Allah Rabb seluruh alam. Shalawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Rasulullah Al-Amin, keluarga, dan seluruh sahabatnya. Amma ba’du…
Wahai saudaraku yang tercinta…hendaklah engkau meyakini seyakin-yakinnya bahwa sarana yang paling utama bagi para hamba untuk mendekatkan diri kepada Rabb Ar-Rahiim adalah ilmu. Bukan sembarang ilmu, melainkan ilmu tentang Allah SWT, ayat-ayat-Nya, hukum-hukum dien-Nya, dan sunah-sunah Rasul-Nya SAW. Oleh karenannya, Allah menyebutkan hanya orang-orang yang mengenal-Nya sedalam-dalamnya yang takut kepada-Nya. Allah SWT berfirman,
إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاء
Sesungguhnya yang takut kepada Allah diantara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. (QS. Fathir (35): 28)
Para shadiqun (orang-orang yang jujur keimanannya) tidak mampu mencapai derajat khasyah (rasa takut kepada) Allah SWT kecuali dengan ilmu syar’i.
Setiap kali seorang hamba semakin mengenal Allah, maka rasa takutnya kepada-Nya juga semakin meningkat. Sekadar ma’rifah (pegetahuan) hambae kepada Allah, sekadar itu pula ketekunannya dalam melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Dengan itulah ia mampu melaksanakan penghambaan yang sebenarnya kepada Allah, dan termasuk dalam golongan hamba yang bertakwa dan takut kepada-Nya.
Sunatullah telah menetapkan bahwa seorang hamba tidak mungkin mampu menggapai sebuah harapan kecuali setelah ia mencurahkan segala sarananya, baik sarana yang syar’I maupun sarana yang kauni. Di antara sarana tersebut adalah mencari ilmu dan terus-menerus meningkatkannya.
Pertanyaan Anda, wahai saudaraku yang tercinta, sungguh sangat penting. Sangat penting, mengingat setiap muslim wajib memiliki kadar minimal ilmu yang tidak boleh ia tinggalkan dan wajib ia ketahui. Di antaranya adalah mengetahui perkara-perkara pasti yang termasuk bagian dari agama (al-ma’lum min ad-dien bi al-dharurah) sehingga tiada seorang muslim pun yang boleh tidak mengetahuinya. Seperti mengakui wujud Allah, keesaan-Nya, kewajiban menujukan seluruh bentuk ibadah kepada-Nya semata, mengenal rasul-rasul-Nya, kewajiban mentaati mereka dan mengikuti ajaran kebenaran yang mereka terima dari Allah SWT, dan mengenal Islam beserta rukun-rukun dan kewajiban-kewajibannya yang seorang muslim tidak memiliki udzur bila tidak mengetahuinya. Seorang hamba tidak mungkin akan mencapai tingkatan tersebut kecuali dengan sarana ilmu syar’i, sedangkan ilmu syar’i diambil dari sumber-sumber otentiknya, yaitu Al-Qur’an, As-sunnah, dan ijma’ salaf.
Berkaitan dengan permohonan Anda tentang buku-buku yang sebaiknya dipelajari terutama oleh para pelajar pemula dan kaum awam umat Islam; sebelum saya menyebutkannya kepada Anda, saya hendak menyampaikan beberapa wasiat berikut kepada Anda.
  1. Ikhlaskan niat amal Anda untuk Allah semata. Sekadar keikhlasan Anda kepada Allah, sekadar itu pula Anda akan mengambil manfaat dari ilmu Anda.
  2. Manhaj yang lurus. Manhaj Anda haruslah mengikuti jalan Ahlus Sunnah wal jama’ah dalam aspek pemahaman dan pengambilan sumber, aspek pengamalan nash-nash dan hukum-hukum, dan aspek fiqih (pemahaman) dan istidlal (pengambilan dan penyimpulan dalil). Manhaj yang benar akan membuat Anda dapat meraih manfaat dari ilmu yang Anda ketahui. Adapun dengan manhaj yang salah, na’udzu billah, bertambahnya ilmu justru akan menambah Anda jauh dari Allah.
  3. Bersabar dalam mencari dan meraih ilmu, terus menerus dan berkesinambungan dalam menuntut ilmu. Sebagaimana diriwayatkan oleh imam Muslim dalam shahih Muslimnya, imam Yahya bin Abi Katsir berkata, “Ilmu tidak mungkin diraih dengan badan yang bersantai.”
  4. Mengamalkan ilmu yang telah Anda pelajari. Ilmu telah memanggil amal, jika amal menjawab panggilannya (niscaya ilmu akan bertahan). Adapun jika amal tidak menjawab panggilannya, maka ilmu akan pergi meninggalkannya.
  5. Mengetahui metode-metode dan cara-cara yang benaar dalam menerima dan menuntut ilmu, di antaranya yang paling penting adalah bertahap dalam mempelajari ilmu.
  6. Senantiasa meminta pendapat (bermusyawarah) para ulama dan orang-orang yang berpengetahuan tentang apa yang dibaca dan dipelajari oleh seseorang.
  7. Banyak berdoa kepada Allah agar diberi taufik dan kelurusan jalan oleh Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
Inilah beberapa wasiat terpenting yang bisa saya sampaikan secara ringkas. Selanjutnya saya akan menyebutkan apa yang menurut pandangan saya sesuai bagi para penuntut ilmu pemula dan kaum awam umat Islam.
Buku-buku yang saya nasehatkan untuk dipelajari oleh para penuntut ilmu pemula dan kaum awam umat Islam biba dibagi menjadi dua bagian:
  1. Buku-buku yang tidak boleh ditinggalkan (baca: wajib dipelajari) oleh seorang muslim bagaimanapun keadaannya.
  2. Buku-buku yang dibaca sebagai tambahan untuk memahami buku-buku bagian pertama.

Bagian pertama:
Buku-buku yang wajib dipelajari oleh seorang muslim bagaimanapun keadaannya. Yaitu:
  1. Al-Qur’an Al-Karim. Inilah buku pertama yang wajib Anda baca, kaji, dan hafal seluruhnya (30 juz) atau sebagiannya. Al-Qur’an mengandung hikmah, penjelasan, hukum, keterangan yang nyata, pelajaran dan pengalaman bagi manusia, ketenangan dan ketentraman, kebahagiaan, dan kelezatan iman. Seorang muslim tanpa Al-Qur’an laksana sebatang pohon tanpa buah, bak sebuah bangunan tanpa tiang-tiang.
  2. Hadits-hadits Nabi SAW yang shahih. Al-Qur’an dan hadits-hadits nabawi adalah pelindung seorang hamba dari kesesatan. Buku-buku yang menghimpun hadits-hadits nabawi sangatlah banyak. Buku hadits yang terpenting adalah Shahih Bukhari dan Shahih Muslim, lalu kitab-kitab sunan (Sunan Abu Daud, Tirmidzi, Nasai, dan Ibnu Majah), lalu Musnad Ahmad, lalu apa yang Allah mudahkan bagi seorang pelajar untuk mempelajarinya setelah itu yang meliputi kitab-kitab Sunan, Musnad, Jami’, Mushannaf, Mustadrak, dan Mustakhraj.
Jika Anda ingin menghafal hadits, maka hafalkanlah hadits dalam kitab-kitab induk hadits ini. Jika Anda tidak mampu, maka hafalkanlah kitab hadits Al-Arba’in karya imam Syarafuddin Abu Zakaria Yahya bin Syaraf An-Nawawi, lalu kitab Jawami’ul Akhbar karya imam Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di, lalu kitab Umdatul Ahkam karya imam Abdul Ghani Al-Maqdisi, lalu kitab Bulughul Maram min Adillatil Ahkam karya al-hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani.
Bagian Kedua:
Buku-buku yang dibaca oleh pelajar tingkat pemula dan kaum awam umat Islam sebagai tambahan untuk memahami bagian pertama. Untuk meringkas, saya akan menyebutkan tiga buku untuk setiap disiplin ilmu. Saya akan menyebutkannya secara bertahap (buku no 1 dipelajari, kalau selesai beralih mempelajari buku no. 2, kalau sudah selesai beralih mempelajari buku no. 3—edt), semuanya untuk kelompok penuntut ilmu pemula dan kaum awam umat Islam. Setelah itu baru berpindah ke buku-buku lainnya.
Ushul Tafsir (kaedah-kaedah pokok/ilmu-ilmu dasar tafsir)
  1. Ushul at-Tafsir                                                           : Syaikh Muhammad bin Utsaimin
  2. Fushul fi Ushul at-Tafsir                                              : Syaikh DR. Musa’id Ath-Thayyar
  3. Al-Qawa’id Al-Hissan fi Tafsir Al-Qur’an                        : Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di
Ulumul Qur’an (ilmu-ilmu Al-Qur’an):
  1. Mabahits fi Ulumil Qur’an                                          : Syaikh Manna’ bin Khalil Al-Qathan
  2. Al-Muqaddimat Al-Asasiyah fi Ulumil Qur’an               : Syaikh DR. Abdullah bin Yusuf Al-Judai’
  3. Al-Itqan fi Ulumil Qur’an                                            : Imam As-Suyuthi
Tafsir Al-Qur’an:
  1. At-Tafsir Al-Muyassar            : Sekelompok ulama terbitan Lembaga Penerbitan Mushaf Madinah Munawwarah (panitia ulama di bawah koordinasi departemen wakaf dan dakwah Arab Saudi)
  2. Zubdatut Tafsir Mukhtashar Fathul Qadir : Syaikh DR. Muhammad Sulaiman bin Umar Al-Asyqar.
  3. Taisir Al-Karim Ar-Rahman fi Tafsir Kalam Al-Mannan : Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di.
Akidah:
  1. Tsalatsah Al-Ushul                    : Al-Imam Al-Mujaddid Muhammad bin Abdul Wahhab At-Tamimi
  2. Kitab At-Tauhid                         :  Al-Imam Al-Mujaddid Muhammad bin Abdul Wahhab At-Tamimi
  3. Al-Irsyad ila Shahih Al-I’tiqad     : Syaikh DR. Shalih bin Fauzan Al-Fauzan
Ushul Fiqih:
  1. Al-Ushul min Ilmil Ushul          : Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin
  2. Taisir Ilmi Ushul Fiqh               : DR. Abdullah bin Yusuf Al-Judai’
  3. Ma’alim Ushul Fiqh                 : DR. Muhammad bin Husain Al-Jizani
Fiqh:
  1. Al-Aziz fi Fiqhis Sunnah wal Kitab Al-‘Aziz   : Syaikh DR. Abdul Azhim Badawi
  2. Al-Mulakhash Al-Fiqhi                                 : Syaikh DR. Shalih bin Fauzan Al-Fauzan
  3. Fiqih Sunnah                                             : Sayid Sabiq beserta Tamamul Minnah fit Ta’liq ‘ala Fiqh Sunnah karya Al-Albani
Musthalah Hadits:
  1. Taqrib Musthalah Al-Hadits Ila Muslmil ‘Ashril Hadits    : Ahmad bin Nashrullah Al-Mishri
  2. Al-Madkhal ila Ilmil Hadits                                          : Abu Mu’adz Thariq bin ‘Iwadhullah
  3. Al-Ba’its Al-Hatsits Syarh Ikhtishar Ulumil Hadits         : Syaikh Ahmad Syakir
Fiqih hadits:
  1. Syarh Al-Arba’in An-Nawawiyah                        : Syaikh Muhammad bin Utsaimin
  2. Taisirul ‘Allam Syarh Umdatul Ahkam                : Syaikh Abdullah Al-Bassam
  3. Fathul ‘Allam Syarh Bulughul Maram                 : Imam Shidiq Hasan Khan Al-Qanuji
Sirah Nabawiyah:
  1. Mukhtashar Asy-Syamail Al-Muhammadiyah              : Syaikh Al-Albani
  2. Hadzal Habiib ya Muhib                                            : Syaikh Abu Bakar Jabir Al-Jazairi
  3. Ar-Rahiq Al-Makhtum                                               : Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarak Furi
Siyar wat Tarajum:
  1. Aina Nahnu min Akhlaq As-Salaf                            : Syaikh Abdul Aziz Al-Julail dan Bahauddin bin ‘Uqail
  2. Shifatus Shafwah                                                  : Imam Ibnul Jauzi
  3. Nuzhatul Fudhala’ Tahdzib Siyar A’lam An-Nubala’   : Syaikh DR. Muhammad bin Hasan bin Musa Asy-Syarif
Raqaiq dan Zuhd:
  1. Kitab ar-Raqaiq dalam Shahih Bukhari
  2. Risalah Al-Mustarsyidin                         : Harits Al-Muhasibi
  3. Al-Bahr Ar-Raiq fiz Zuhdi wa Raqaiq        : Syaikh DR. Ahmad Farid     
Tarbiyah:
  1. Al-Ikhlash                                                    : Syaikh Husain Al-‘Awayisyah
  2. Ruhbanul Lail                                               : Syaikh DR. Sayyid Al-‘Affani
  3. At-Tarbiyah Al-Jaaddah Dharuratun                 : Syaikh DR. Muhammad Duwaisy
Dzikir:
  1. Hisnul Muslim                            : DR. Sa’id bin Wahf Al-Qahthani
  2. Shahih Al-Wabil Ash-Shayib        : Syaikh Salim Al-Hilali
  3. Al-Adzkar                                   : Imam An-Nawawi
Bahasa Arab:
  1. Al-Muqaddimah Al-Ajrumiyah                                              : Ibnu Ajrum
  2. Al-Minhaj Al-Mukhtashar fi Ilmin Nahwi wa ash-Sharfi            : Abdullah bin Yusuf Al-Judai’
  3. At-Tuhfah As-Sanniyah Syarh Muqaddimah Ajrumiyah           : Muhyiddin Abdul Hamid
Adab:
  1. Tadzkiratus Sami’ wal Mutakallim bi-Adab Al-‘Alim wal Muta’allim: Ibnu Jama’ah
  2. Kitab Al-Adab                            : Syaikh Fuad Syalhub
  3. Al-Adab Asy-Syar’iyyah             : Imam Ibnu Muflih Al-Maqdisi
Sebagai penutup…
Saya berdoa kepada Allah semoga membimbing kita kepada ilmu yang bermanfaat yang mengantarkan kita kepada ridha Allah, menjauhkan kita dari kemurkaan dan siksaan-Nya yang keras. Saya memohon kepada Allah keikhlaan dalam ucapan dan perbuatan, taufiq dan kelurusan. Kitab-kitab ini sebagaimana yang telah saya sebutkan di atas untuk para penuntut ilmu pemula dan kaum awam umat Islam. Saya berusaha saat menyusunnya agar metode, cara, dan gaya bahasanya sesuai dengan kondisi masyarakat saat ini.
Syaikh Zhofir bin Hasan Al-jab’an
http://www.aljebaan.com/play-147.html

Penyusun & Penerjemah: Muhib al-Majdi
Kajian Islam
http://www.arrahmah.com

Selasa, 12 Juli 2011

Rss Feed Widget Hasil Pertandingan Sepak Bola


Hasil dan Berita Pertandingan: Liga Champion, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, Liga ISL, Piala Dunia.


update hasil pertandingan sepak bola



Salah satu cara untuk mengumpulkan informasi dari berbagai situs agar bisa dibaca dengan sekali klik yaitu dengan memanfaatkan teknologi rss (Really Simple Syndication) feed. Untuk mengoptimalkan teknologi ini, kita bisa menambahkan rss feed dari berbagai situs ke blog atau web yang kita miliki.


Untuk menambahkan informasi dan berita dari situs atau blog lain kita bisa memanfaatkan rss feed. Kali ini saya menambah update berita terbaru dari situs detik.com dengan menggunakan script kode dari situs widgeteasy.com. Untuk menambahkan berita terbaru ke blog, masuk ke situs widgeteasy.com kemudian ambil link rss dari detik.com. Selanjutnya di generate sehingga menghasilkan kode javascript. Langkah terakhir, copy code tersebut ke blog.


Untuk menambahkan widget informasi sepak bola yang diambil dari rss feed detik.com ke blog kamu, silahkan copy dan paste ke blog kode dibawah ini.

<script type="text/javascript">bunnywid = { fid: 5405 };</script><script type="text/javascript" src="http://www.widgeteasy.com/rss.v1.js"></script>

Semoga bermanfaat..

sumber : adegustiann.blogsome.com

Cara Publikasi blog


“kok blog saya tidak tampil ya….?”
“gimana caranya mau dikenal, lo wong setelah disearch digoogle ato yahoo gak ketemu-temu…?”


Berikut ini ada sedikit tips untuk mengenalkan blog di jaringan internet:

1. Daftarkan disearch engine(google, yahoo, dll)
Layanannya: Blogging
http://google.com/addurl
http://google.co.id/addurl
Setelah didaftarkan tidak akan langsung muncul karena google membutuhkan proses indexing, setelah beberapa hari maka akan muncul.


2. Gunakan aplikasi statistik.
Misal: sitemeter.com
Pasang banner sitemeter keblog dan nantinya akan banyak data yang terbaca.


3. Daftarkan disitus layanan web auto submit
Misalnya :
http://mypagerank.net/servicepingserviceindex
http://www.pingoat.com/
http://pingomatic.com/

4. Gunakan pihak ketiga seperti disitus:

a. Technorati : http://www.technorati.com
b. Mybloglog : http://www.mybloglog.com
c. Blog Pulse : http://www.blogpulse.com
d. Blog Digger : http://www.blogdigger.com


5. Manfaatkan E-mail
Setiap mengirimkan email, kita sertakan alamat blog kita. Caranya ketik manual atau masuk ke email setting pada bagian Signature/tanda tangan. Jadi setiap mengirim email alamat blog kita akan segera tercantum.


6. Komentari blog orang lain
Tinggalkan jejak dengan menyisipkan alamat pada blog yang dikomentari.


7. Publikasi dunia nyata.
a. sampaikan keteman-teman.
b. cantumkan alamat blog dikartu nama.
c. sms keteman-teman bahwa sekarang sudah punya blog (he..he….)
d. ng..apalagi ya…dan lain-lain aja deh.. .

sumber : adegustiann.blogsome.com

Cara Baca Buku Gratis



Barangkali fasilitas google yang ini belum banyak diketahui. Terkadang ketika kita membutuhkan buku, biasanya kita menggunakan search engine biasa. Efeknya hasil pencarianpun menjadi bermacam-macam. Nah, sesekali cobalah menggunakan search engine google yang khusus untuk pencarian buku. Selain mempermudah mendapatkan buku yang dicari, kita juga bisa membaca dan download buku gratis yang tersedia dalam bentuk file online siap baca seperti pdf, dan file lainnya.
 
Yuk..gunakan fasilitas internet ini untuk mempermudah pencarian buku gratis Google Book Search.

Semoga bermanfaat :)

Pengertian, Ciri, dan Penggunaan Kalimat Efektif


Pengertian Kalimat Efektif
Kalimat efektif adalah kalimat yang mengungkapkan pikiran atau gagasan yang disampaikan sehingga dapat dipahami dan dimengerti oleh orang lain.


Kalimat efektif syarat-syarat sebagai berikut:
1.secara tepat mewakili pikiran pembicara atau penulisnya.
2.mengemukakan pemahaman yang sama tepatnya antara pikiran pendengar atau pembaca dengan yang dipikirkan pembaca atau penulisnya.


Ciri-Ciri Kalimat Efektif


1.Kesepadanan
Suatu kalimat efektif harus memenuhi unsur gramatikal yaitu unsur subjek (S), predikat (P), objek (O), keterangan (K). Di dalam kalimat efektif harus memiliki keseimbangan dalam pemakaian struktur bahasa.

Contoh:
Budi (S) pergi (P) ke kampus (KT).

Tidak Menjamakkan Subjek
Contoh:
Tomi pergi ke kampus, kemudian Tomi pergi ke perpustakaan (tidak efektif)
Tomi pergi ke kampus, kemudian ke perpustakaan (efektif)


2.Kecermatan Dalam Pemilihan dan Penggunaan Kata
Dalam membuat kalimat efektif jangan sampai menjadi kalimat yang ambigu (menimbulkan tafsiran ganda).

Contoh:
Mahasiswa perguruan tinggi yang terkenal itu mendapatkan hadiah (ambigu dan tidak efektif).
Mahasiswa yang kuliah di perguruan tinggi yang terkenal itu mendapatkan hadiah (efektif).


3.Kehematan
Kehematan dalam kalimat efektif maksudnya adalah hemat dalam mempergunakan kata, frasa, atau bentuk lain yang dianggap tidak perlu, tetapi tidak menyalahi kaidah tata bahasa. Hal ini dikarenakan, penggunaan kata yang berlebih akan mengaburkan maksud kalimat. Untuk itu, ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan untuk dapat melakukan penghematan, yaitu:
a. Menghilangkan pengulangan subjek.
b. Menghindarkan pemakaian superordinat pada hiponimi kata.
c. Menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat.
d. Tidak menjamakkan kata-kata yang berbentuk jamak.


Contoh:
Karena ia tidak diajak, dia tidak ikut belajar bersama di rumahku. (tidak efektif)
Karena tidak diajak, dia tidak ikut belajar bersama di rumahku. (efektif)

Dia sudah menunggumu sejak dari pagi. (tidak efektif)
Dia sudah menunggumu sejak pagi. (efektif)


4.Kelogisan
Kelogisan ialah bahwa ide kalimat itu dapat dengan mudah dipahami dan penulisannya sesuai dengan ejaan yang berlaku. Hubungan unsur-unsur dalam kalimat harus memiliki hubungan yang logis/masuk akal.

Contoh:
Untuk mempersingkat waktu, kami teruskan acara ini. (tidak efektif)
Untuk menghemat waktu, kami teruskan acara ini. (efektif)


5.Kesatuan atau Kepaduan
Kesatuan atau kepaduan di sini maksudnya adalah kepaduan pernyataan dalam kalimat itu, sehingga informasi yang disampaikannya tidak terpecah-pecah. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menciptakan kepaduan kalimat, yaitu:
a. Kalimat yang padu tidak bertele-tele dan tidak mencerminkan cara berpikir yang tidak simetris.
b. Kalimat yang padu mempergunakan pola aspek + agen + verbal secara tertib dalam kalimat-kalimat yang berpredikat pasif persona.
c. Kalimat yang padu tidak perlu menyisipkan sebuah kata seperti daripada atau tentang antara predikat kata kerja dan objek penderita.

Contoh:
Kita harus dapat mengembalikan kepada kepribadian kita orang-orang kota yang telah terlanjur meninggalkan rasa kemanusiaan itu. (tidak efektif)
Kita harus mengembalikan kepribadian orang-orang kota yang sudah meninggalkan rasa kemanusiaan. (efektif)

Makalah ini membahas tentang teknologi fiber optik. (tidak efektif)
Makalah ini membahas teknologi fiber optik. (efektif)


6.Keparalelan atau Kesajajaran
Keparalelan atau kesejajaran adalah kesamaan bentuk kata atau imbuhan yang digunakan dalam kalimat itu. Jika pertama menggunakan verba, bentuk kedua juga menggunakan verba. Jika kalimat pertama menggunakan kata kerja berimbuhan me-, maka kalimat berikutnya harus menggunakan kata kerja berimbuhan me- juga.

Contoh:
Kakak menolong anak itu dengan dipapahnya ke pinggir jalan. (tidak efektif)
Kakak menolong anak itu dengan memapahnya ke pinggir jalan. (efektif)
Anak itu ditolong kakak dengan dipapahnya ke pinggir jalan. (efektif)

Harga sembako dibekukan atau kenaikan secara luwes. (tidak efektif)
Harga sembako dibekukan atau dinaikkan secara luwes. (efektif)


7.Ketegasan
Ketegasan atau penekanan ialah suatu perlakuan penonjolan terhadap ide pokok dari kalimat. Untuk membentuk penekanan dalam suatu kalimat, ada beberapa cara, yaitu:


a. Meletakkan kata yang ditonjolkan itu di depan kalimat (di awal kalimat).
Contoh:
Harapan kami adalah agar soal ini dapat kita bicarakan lagi pada kesempatan lain.
Pada kesempatan lain, kami berharap kita dapat membicarakan lagi soal ini. (ketegasan)

Presiden mengharapkan agar rakyat membangun bangsa dan negara ini dengan kemampuan yang ada pada dirinya.
Harapan presiden ialah agar rakyat membangun bangsa dan negaranya. (ketegasan)


b. Membuat urutan kata yang bertahap.
Contoh:
Bukan seribu, sejuta, atau seratus, tetapi berjuta-juta rupiah, telah disumbangkan kepada anak-anak terlantar. (salah)
Bukan seratus, seribu, atau sejuta, tetapi berjuta-juta rupiah, telah disumbangkan kepada anak-anak terlantar. (benar)


c. Melakukan pengulangan kata (repetisi).
Contoh:
Cerita itu begitu menarik, cerita itu sangat mengharukan.


d. Melakukan pertentangan terhadap ide yang ditonjolkan.
Contoh:
Anak itu bodoh, tetapi pintar.


e. Mempergunakan partikel penekanan (penegasan), seperti: partikel –lah, -pun, dan –kah.
Contoh:
Dapatkah mereka mengerti maksud perkataanku?
Dialah yang harus bertanggung jawab dalam menyelesaikan tugas ini.

Sumber :  adegustiann.blogsome.com

Selasa, 05 Juli 2011

Tips Dan trik Belajar Corel Draw

CorelDraw merupakan salah satu software desain grafis yang sangat terkenal. Berbagai fasilitas untuk mendesain tersedia di sini sehingga memudahkan para penggunanya untuk memanfaatkannya. CorelDraw  dapat digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari membuat brosur, membuat pamphlet, surat undangan, majalah, brosur dan cover buku yang menarik.

  1. Membuka Corel Draw
Klik Start à All Programs à pilih CorelDRAW Graphics Suite 12 à Klik CorelDraw 12.
Cara lain: Klik shortcut di desktop yang bertuliskan CorelDraw 12.
  1. Tampilan Corel Draw
o Menu utama (1) à terdiri dari menu-menu untuk mengoperasikan CorelDraw 12.
o Standar (2) à perintah-perintah pada menu utama
o Property bar (3) à berisi tombol-tombol perintah tambahan.
o Tool box (4) à berisi alat untuk mendesain gambar.
o Ruler (5) à sebagai garis pengukur objek
o Color Pallete (6) à berisi perintah untuk memilih warna objek.
o Pages (7) à sebagai petunjuk halaman yang aktif.
o Lembar kerja (8) à halaman tampilan untuk tempat mendesain objek.

  1. Menyimpan Desain File
Klik menu File à Save à tulis pada filename nama filenya à tekan Save.
  1. Menutup File
Klik menu File à klik Close.
  1. Menutup Program CorelDraw 12
Klik menu File à klik Exit.
  1. Mengatur Ukuran/ Jenis Kertas
Klik menu File à New à klik kotak Paper Type/Size pada property bar pilih jenis kertas yang anda inginkan. Misalkan letter, legal, tabloid dsb.
  1. Mengatur unit satuan
Klik Drawing Unit pada property bar untuk memilih unit satuan yang anda inginkan. Misalkan: inches, millimeters, dsb.
  1. Menampilkan dan mengatur Grid
Klik menu View à Grid à garis grid akan ditampilkan.
Jika anda ingin mengubah garis grid menjadi titik-titik, klik menu View à Grid and Ruler Setup à muncul kotak dialog, pilih Show grid as dots untuk mengubah garis menjadi titik-titik.
  1. Menambah halaman dalam satu file
Klik Pages (halaman yang aktif) misalkan Page 1 à Klik kanan, pilih Insert Page After.
  1. Menghapus halaman dalam satu file
Klik Pages (halaman yang aktif) misalkan Page 2 à Klik kanan, pilih Delete Page Before.
  1. Mengubah nama halaman dalam satu file
Klik Pages (halaman yang aktif) misalkan Page 1 à Klik kanan, pilih Rename.
  1. Membuat objek segi empat
Klik Rectangle Tool pada Tool Box atau tekan F6 à pointer akan berubah menjadi tanda (+) à drag dan drop mouse pada lembar kerja à akan terbentuk persegi panjang.
Jika anda ingin membuat persegi/ bujur sangkar, Langkah sama seperti membuat persegi panjang. Hanya saja pada saat drag tombol kiri mouse sambil tekan Ctrl pada keyboard.
Jika ingin sudut dari segi empat di atas berbentuk melengkung (tidak siku) maka caranya adalah: tekan Pick Tool pada Tool Box à pilih objek segi empat tersebut à Klik Shape Tool (atau tekan F10) à Arahkan pointer pada sudut segi empat lalu drag (geser sedikit) dengan menekan tombol kiri mouse.
  1. Membuat objek lingkaran
Klik Ellipse Tool pada Tool Box atau tekan F7 à pointer akan berubah menjadi tanda (+) à drag dan drop mouse pada lembar kerja à akan terbentuk lingkaran.
Jika anda ingin mengubah lingkaran menjadi variasi yang berbeda, Langkahnya drag lingkaran tersebut à klik Shape Tools pada Tool Box. Jika ingin bentuk pie, drag-lah lingkaran dari dalam. Jika ingin bentuk arc, drag-lah lingkaran dari luar.
  1. Membuat objek polygon
Klik Polygon Tool atau tekan Y à arahkan pointer yang berbentuk (+) ke lembar kerja à tekan tombol kiri mouse geser secara diagonal sambil tekan tombol Ctrl pada keyboard à terbentuklah polygon segi lima.
Untuk menambah atau mengurangi segi tersebut, gunakan fasilitas Number of Point on Polygon à klik segi yang dikehendaki (missal 3) à akan terbentuk segitiga.
Untuk mengubah polygon menjadi bentuk bintang, lakukan langkah berikut. Drag segi lima à tekan shape Tool à arahkan pointer ke objek tersebut di antara dua segi yang berpotongan à tarik kedalam à terbentuk segi lima menjadi bintang.
  1. Membuat objek spiral
Klik ke Polygon Tool à pilih Spiral Tool atau tekan A à pada lembar kerja klik dan geser tombol kiri mouse sambil tekan tombol Ctrl pada keyboard à terbentuklah spiral.
  1. Membuat objek table
Klik polygon Tool à klik Grap Paper Tool atau tekan D à tekan dan geser tombol kiri mouse pada kanvas à terbentuklah table
  1. Menggunakan Freehand Tool
Klik Freehand Tool pada Toolbox à pada kanvas klik tombol kiri mouse à drag kearah yang diinginkan à jika sudah sesuai keinginan, tekan tombol Esc pada keyboard untuk mengakhiri.
Apabila ingin melengkungkan garis, klik Shape Tool à tempatkan pointer pada garis yang ingin dilengkungkan à klik kanan mouse à klik pilihan To Curve.
  1. Menggunakan Bezier Tool
Klik Bazier Tool pada Toolbox à pada kanvas klik satu kali pointer bertanda (+) à pindah ke posisi lain à klik lagi di posisi tersebut à lanjutkan hingga sesuai dengan objek yang diinginkan.
Bila ingin melengkungkan garis dari objek di atas, klik Shape Tool à tempatkan pointer pada garis yang ingin dilengkungkan à klik kanan mouse à klik pilihan To Curve
  1. Menggunakan Dimension Tool
Buatlah sebuah objek, misalkan persegi panjang berukuran 8×8,5 cm à didalamnya buatlah lingkarang berdiameter 8,5 cm à pada Toolbox, klik Dimension Tool à pada Property Bar pilih Horisontal Tool (untuk menjelaskan garis mendatar) dan pilih Vertical Tool (untuk menjelaskan garis vertical) à pada Dimension Style pilih decimal dengan satuan 0 pada Dimension Precission à pada Dimension Unit pilih cm à aktifkan Show units for Dimension à klik tombol Text Position Drop Down à klik pilihan, teks dimensi di bagian tengah garis à Posisikan pointer pada garis yang akan diberi dimensi / keterangan.
  1. Menggunakan 3 Point Curve Tool
Klik 3 Point Curve Tool pada Toolbox à pada kanvas, klik point 1 à drag dan lepaskan pada point 2 àklik di point 3 à terakhir satukan point 2 dengan point 1 dengan pointer.
  1. Menggunakan Smart Drawing Tool
Klik Smart Drawing Tool pada Toolbox à pada Property Bar pada Shape Recognition Level, pilih Medium dan pada Smart Smooting Level, pilih Highest. à pada kanvas, klik point 1, point 2, point3 dan point 4 à Secara otomatis akan terbentuk objek yang simetris.

Referensi:
§ 101 Tip & Trik CorelDraw 12 oleh Derry I & Jubilee, Elexmedia Komputindo